Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya penanganan bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Bantuan yang diberikan berupa logistik makanan maupun non-makanan sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, baik di lokasi pengungsian maupun wilayah terdampak langsung.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan seluruh bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian bersama dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.
Minggu, 15 Februari 2026
Kajen - BPBD Kabupaten Pekalongan turut hadir dalam kegiatan “Gerakan Indonesia Asri Kabupaten Pekalongan” yang dilaksanakan pada 13 Februari 2026 bertempat di Titik 0 Km Kajen.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan serta seluruh stakeholder terkait dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, para peserta melaksanakan aksi bersih-bersih di sekitar wilayah Kabupaten Pekalongan.
Gerakan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari upaya menciptakan daerah yang sehat, asri, dan tangguh.
BPBD Kabupaten Pekalongan mendukung penuh kegiatan kolaboratif semacam ini, karena kebersihan lingkungan juga berperan penting dalam mengurangi risiko bencana, seperti banjir akibat saluran air tersumbat.
Dengan adanya kegiatan “Gerakan Indonesia Asri”, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan terus berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian Kabupaten Pekalongan.
Jumat, 13 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui BPBD Kabupaten Pekalongan terus mengintensifkan upaya penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah. Salah satu langkah cepat yang dilakukan adalah mengerahkan pompa air mobil (mobile pump) guna mempercepat surutnya genangan.
Pompanisasi menjadi bagian dari upaya darurat yang diperkuat melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BPBD, serta dukungan lintas daerah. Sejak 9 Februari 2026, tambahan unit pompa terus didatangkan dengan bantuan dari berbagai daerah, di antaranya Kota Semarang, Surakarta, Pemalang, hingga Demak.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan banjir di wilayah terdampak, sekaligus menjaga kesiapsiagaan personel dan peralatan di lapangan. Pemerintah juga menyiapkan kajian penanganan jangka panjang sebagai solusi yang lebih berkelanjutan dalam menghadapi ancaman banjir di masa mendatang.
Adapun distribusi pompa air yang saat ini dikerahkan di beberapa lokasi, antara lain:
Pemkab Pekalongan bersama seluruh pihak terkait terus berupaya maksimal dalam penanganan banjir, baik melalui pompanisasi, pemantauan kondisi lapangan, maupun koordinasi lintas sektor agar situasi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Rabu, 11 Februari 2026
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan resmi memutuskan untuk memperpanjang masa status tanggap darurat bencana banjir. Langkah ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah pesisir dan rendah, serta belum surutnya genangan di beberapa titik pemukiman warga.
Berdasarkan SK Bupati Pekalongan No. 300.2/48 masa tanggap darurat tahap pertama yang dimulai sejak 27 Januari hingga 9 Februari 2026, dan kini resmi diperpanjang selama 14 hari ke depan, berdasarkan SK BUPATI PEKALONGAN No. 300.2/66 Tentang Penetapan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 terhitung mulai tanggal 10 hingga 24 Februari 2026.
Fokus Penanganan dan Keselamatan Warga
Perpanjangan ini bertujuan untuk memastikan seluruh instansi terkait memiliki payung hukum yang kuat dalam mengerahkan sumber daya secara maksimal. Fokus utama pemerintah daerah meliputi:
1. Evakuasi dan Penyelamatan korban banjir
2. Distribusi logistik permakanan dan non permakanan ke posko pengungsi dan Dapur Umum mandiri Desa
3. Kesehatan : Pelayanan dan pemeriksaan kesehatan kpd para pengungsi dan masyarakat terdampak banjir
4. Percepatan penyedotan banjir dengan menambah pompa penyedot air di kec Tirto, Wonokerto dan Siwalan. Jumlah total pompa yg beroperasi sebanyak 33 pompa
5. Penanganan tanggul-tanggul sungai kritis yg kmrn menjadi salah satu penyebab banjir semakin parah
Pesan dari Pemerintah Daerah
Pihak BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan seperti Kecamatan Tirto, Wonokerto, dan Siwalan.
"Keselamatan warga adalah prioritas utama. Dengan perpanjangan status ini, kami memastikan bahwa seluruh personel dan peralatan tetap siaga di lapangan untuk merespons situasi darurat kapan pun dibutuhkan," ungkap perwakilan otoritas setempat.
Warga diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan mengikuti instruksi petugas di lapangan jika evakuasi kembali diperlukan.
Selasa, 10 Februari 2026
Kajen – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di Desa Kajongan (lingkungan PTPN), Kecamatan Kajen, pada Senin (9/2/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.20 WIB dan mengakibatkan akses jalan tertutup sehingga jalur menuju Desa Pekiringan Ageng tidak dapat dilewati. Selain menutup badan jalan, pohon tumbang juga menyebabkan tiang listrik roboh serta mengakibatkan jaringan listrik PLN terputus.
Laporan kejadian diterima oleh BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 06.33 WIB dari Pak Teguh (Polsek Kajen). Tim Satgas Penanggulangan Bencana BPBD segera melakukan respon cepat satu menit kemudian, tepatnya pukul 06.34 WIB, dengan mempersiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan assessment serta mengambil langkah penanganan berupa pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang. Proses penanganan dimulai pada pukul 07.00 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 07.36 WIB.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait, antara lain Polri, PLN, Pemerintah Desa Kajongan, relawan, serta masyarakat setempat, guna mempercepat proses evakuasi pohon dan memastikan keamanan jaringan listrik yang terdampak.
Kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah kondisi pohon yang menimpa kabel jaringan PLN. Namun demikian, upaya penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Saat ini pohon tumbang telah berhasil ditangani dan akses jalan sudah dapat dilalui kembali dengan aman. BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu kejadian serupa, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat kebencanaan di lingkungan sekitar.
Senin, 9 Februari 2026
Kajen – Hujan deras disertai cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan kejadian pohon tumbang di Jalan Raya Kajen–Paninggaran, tepatnya di Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, pada Senin dini hari (9/2/2026).
Peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB dan mengakibatkan terganggunya akses jalan raya serta terputusnya jaringan listrik PLN akibat pohon menimpa kabel jaringan.
Laporan kejadian pertama kali diterima oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 04.54 WIB dari Pak Teguh (Polsek Kajen). Tim Satgas Penanggulangan Bencana BPBD segera merespons cepat pada pukul 05.04 WIB dengan bergerak menuju lokasi kejadian.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan assessment awal dan segera melakukan tindakan penanganan berupa pembersihan material pohon tumbang yang menutup badan jalan. Proses penanganan dimulai pada pukul 05.31 WIB dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 05.54 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan berkoordinasi dengan relawan dari berbagai unsur serta melibatkan pihak Polri dan PLN untuk memastikan keamanan akses jalan dan penanganan kabel listrik yang terdampak.
Adapun kendala yang dihadapi di lapangan antara lain minimnya penerangan di sekitar lokasi serta posisi pohon yang menimpa jaringan kabel PLN.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil. Saat ini pohon tumbang telah berhasil ditangani, dan akses Jalan Raya Kajen–Paninggaran sudah dapat dilalui kembali dengan aman.
Penanganan dilakukan dengan dukungan peralatan berupa APD, mobil operasional, gergaji mesin, tali dadung, serta perlengkapan pendukung lainnya. Personel yang terlibat dalam operasi ini antara lain Ahmad Nurfaizi (Driver), Sarwono (Rescuer), dan Hidayat (Pusdalops).
BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan resmi BPBD.
Senin, 9 Februari 2026
Kajen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan terus melaksanakan upaya penanganan bencana melalui penyaluran bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dalam periode laporan tanggal 2 sampai dengan 8 Februari 2026, BPBD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar, baik logistik makanan maupun non-makanan, guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak serta membantu operasional posko penanganan bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami dampak bencana, sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi warga di lokasi terdampak maupun pengungsian.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait, relawan, serta pemerintah desa dan kecamatan agar pendistribusian bantuan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui langkah ini, diharapkan proses penanganan darurat dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Pekalongan.
Minggu, 8 Februari 2026
Kajen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya penanganan bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Bantuan yang diberikan berupa logistik makanan maupun non-makanan sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, baik di lokasi pengungsian maupun wilayah terdampak langsung.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan seluruh bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian bersama dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.
BPBD juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga penanganan dapat berjalan lebih optimal dan masyarakat terdampak dapat segera kembali beraktivitas seperti sediakala
Jumat, 6 Februari 2026
Kajen, Senin (2/2/2026) — Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Senin malam mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Sekitar pukul 20.14 WIB, Satgas Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Pekalongan menerima laporan dari Babinsa Polsek Kandangserang terkait peristiwa pohon tumbang yang menghalangi badan jalan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas PB BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur untuk melakukan asesmen dan penanganan di lokasi kejadian.
Petugas gabungan kemudian melakukan pembersihan material pohon tumbang menggunakan peralatan yang tersedia, meskipun proses penanganan sempat terkendala kondisi hujan yang masih berlangsung. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan pengguna jalan.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas dari arah Desa Kutorojo menuju Kajen sempat tertutup total. Namun, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut.
Setelah dilakukan pembersihan, situasi terkini dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Jalan Raya Kutorojo kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.
Penanganan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Pekalongan, PMI, Polri, Perhutani, dan Dinas Pekerjaan Umum, dengan dukungan personel serta peralatan operasional di lapangan.
Selasa, 3 Februari 2026