Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan kejadian pohon tumbang di wilayah Kabupaten Pekalongan pada Rabu (4/3/2026). Salah satu kejadian terjadi di Dukuh Klekor Kulon RT 07/RW 03, Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi awal disampaikan oleh warga bernama Supardi yang melaporkan adanya pohon tumbang akibat curah hujan lebat yang berlangsung cukup lama disertai angin puting beliung.
Akibat kejadian tersebut, satu rumah milik warga bernama Bambang Budianto mengalami kerusakan sedang pada bagian atap karena tertimpa pohon. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp5 juta.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur, termasuk SAR Bumi Santri dan Bagana, serta unsur TNI/Polri. Tim gabungan kemudian melakukan asesmen di lokasi kejadian, dilanjutkan dengan proses penanganan dan pembersihan material pohon tumbang yang menimpa rumah warga.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi beberapa kendala, di antaranya kondisi atap rumah yang menggunakan bahan galvalum sehingga dikhawatirkan amblas saat proses evakuasi, serta pohon yang cukup rimbun dan jumlahnya lebih dari satu.
Dengan menggunakan berbagai peralatan seperti alat pelindung diri (APD), mobil operasional, gergaji mesin, tali dadung, sabit, serta tangga, proses penanganan akhirnya dapat diselesaikan sekitar pukul 22.30 WIB.
Saat ini kondisi di lokasi kejadian telah aman dan terkendali. Pohon yang menimpa rumah warga berhasil dievakuasi dan situasi kembali kondusif. BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana seperti pohon tumbang.
Kamis, 12 Maret 2026
Hujan dengan intensitas sangat lebat disertai angin puting beliung yang terjadi pada Rabu (04/03/2026) sekitar pukul 15.00 WIB mengakibatkan puluhan pohon tumbang di sejumlah titik wilayah Kabupaten Pekalongan. Peristiwa tersebut menyebabkan beberapa ruas jalan raya sempat tertutup material pohon dan mengakibatkan kemacetan total.
Laporan kejadian diterima oleh Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 16.00 WIB dari warga masyarakat. Petugas segera merespon pada pukul 16.15 WIB dan mulai melakukan penanganan di lokasi terdampak pada pukul 16.30 WIB. Proses evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang selesai pada pukul 23.00 WIB.
Adapun lokasi terdampak tersebar di berbagai wilayah, antara lain di Desa Kedungkebo Kecamatan Karangdadap, Jalan Raya depan Asrama 407 Wonopringgo, Jalan Raya Pakisputih Kedungwuni, Jalan Raya Kayugeritan Wonopringgo, Desa Rowoyoso, Desa Pekuncen Wiradesa, belakang Pendopo Bupati Kajen, Desa Jrebeng Kembang Karangdadap, Jalan Raya Wonosari Karanganyar, Jalan Raya Kedungwuni–Doro Desa Kalimojosari Doro, Jalan Raya Ketitang Jetak Lengkong Bojong, Timur Lapangan Cap Gawen Kedungwuni, Desa Prawasan Timur Kedungwuni, Desa Bener Gang 3 Wiradesa, Kepatihan Gang Vaganza (depan Masjid Al Ikhsan Wiradesa), Jalan Raya Karangdadap–Kedungwuni Desa Pegumengan Mas, Dukuh Sasem Desa Kampil Wiradesa, Bondansari Siwalan, RT 6 Kelurahan Kajen, serta Kutosari Doro.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas PB BPBD Kabupaten Pekalongan berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait, di antaranya PMI, SARKAB, TNI, POLRI, PLN serta warga masyarakat setempat. Petugas melakukan asesmen cepat, pengamanan area, pemotongan batang dan ranting pohon menggunakan gergaji mesin, serta pembersihan material yang menutup badan jalan. Peralatan yang digunakan meliputi APD, mobil operasional (Carry dan Panther), gergaji mesin beserta perlengkapannya, tali dadung, serta sabit/arit.
Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Kendala selama proses penanganan juga nihil, sehingga seluruh titik dapat tertangani dengan baik.
Saat ini, kondisi di sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan telah kembali normal dan arus lalu lintas sudah lancar kembali. BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta segera melaporkan apabila terjadi kejadian kebencanaan di wilayah masing-masing.
Kamis, 5 Maret 2026
Kabupaten Pekalongan — Peristiwa pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Bojong–Sragi, tepatnya di Desa Sembung Jambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 13.05 WIB. Kejadian tersebut menyebabkan arus lalu lintas sempat terganggu serta satu unit truk kontainer mengalami kerusakan.
Berdasarkan laporan di lapangan, pohon tumbang diduga akibat kondisi batang yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menopang beban dan akhirnya roboh. Pohon yang tumbang menimpa bagian depan truk kontainer yang sedang melintas serta mengenai kabel jaringan listrik PLN, mengakibatkan aliran listrik di sekitar lokasi sempat padam.
Setelah menerima laporan kejadian, Satgas Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Pekalongan segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, PLN, Relawan SAR Bumi Santri, serta masyarakat setempat. Tim gabungan langsung melakukan assessment, pengamanan area, serta pembersihan material pohon menggunakan peralatan pendukung seperti gergaji mesin, tali dadung, mobil operasional, dan alat pelindung diri (APD).
Proses penanganan sempat mengalami kendala karena posisi pohon menimpa truk kontainer dan mengenai kabel jaringan listrik. Namun berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, proses evakuasi dan pembersihan dapat diselesaikan dengan baik.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan. Dampak utama yang terjadi meliputi terganggunya akses jalan, kerusakan pada satu unit truk kontainer, serta padamnya aliran listrik sementara.
BPBD Kabupaten Pekalongan memastikan bahwa situasi selama proses penanganan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Saat ini material pohon telah berhasil dibersihkan dan jalan raya sudah dapat dilalui kembali dengan aman oleh pengguna jalan.
BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama pada pohon yang sudah tua atau lapuk, guna mengurangi risiko kejadian serupa di kemudian hari.
Minggu, 1 Maret 2026
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan pada Senin (23/02/2026) sekitar pukul 15.15 WIB mengakibatkan pohon tumbang di Desa Rowoyoso, Dukuh Buntek RT 18, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Akibat kejadian tersebut, pohon tumbang menimpa bagian belakang rumah atau dapur milik Ibu Taati (64 tahun). Kerusakan terjadi pada bagian dapur rumah dengan estimasi kerugian materiil kurang lebih sebesar Rp15 juta. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim dari BPBD Kabupaten Pekalongan segera berkoordinasi dengan relawan dari berbagai unsur. Satgas PB mempersiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan assessment, pemotongan, serta pembersihan material pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Selanjutnya, hasil penanganan dilaporkan kepada pimpinan.
Dalam proses penanganan, tim menghadapi kendala berupa kondisi jalan yang macet serta banyaknya semut rangrang di sekitar lokasi kejadian. Adapun peralatan yang digunakan meliputi APD (Alat Pelindung Diri), mobil operasional Panther, gergaji mesin beserta perlengkapannya, tali dadung, serta sabit/arit.
Berdasarkan situasi kondisi mutakhir, pohon tumbang telah berhasil ditangani dan lokasi dalam keadaan aman. Kebutuhan yang diperlukan di lokasi saat ini adalah alat semprot semut guna mendukung keamanan dan kenyamanan warga pascakejadian.
BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta segera melaporkan kejadian kebencanaan kepada pihak terkait agar dapat segera ditangani.
Kamis, 26 Februari 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kota Surakarta, BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, BPBD Kabupaten Pemalang, serta Pusdataru Provinsi Jawa Tengah atas dukungan dan kontribusi dalam upaya penanganan banjir di Kabupaten Pekalongan.
Dukungan yang diberikan berupa bantuan unit Mobile Pump serta pengerahan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) sangat membantu percepatan proses penanganan darurat di wilayah terdampak. Bantuan tersebut berperan penting dalam upaya penyedotan genangan air serta penguatan koordinasi lapangan guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat banjir.
Sinergi dan kolaborasi lintas daerah ini menjadi wujud nyata solidaritas serta komitmen bersama dalam penanggulangan bencana. BPBD Kabupaten Pekalongan berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan dalam rangka memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selasa, 24 Februari 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya penanganan bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan seluruh bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian bersama dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.
Senin, 23 Februari 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan terus melaksanakan upaya penanganan bencana melalui penyaluran bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dalam periode laporan tanggal 16 sampai dengan 23 Februari 2026, BPBD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar, baik logistik makanan maupun non-makanan, guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak serta membantu operasional posko penanganan bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami dampak bencana, sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi warga di lokasi terdampak maupun pengungsian.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait, relawan, serta pemerintah desa dan kecamatan agar pendistribusian bantuan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui langkah ini, diharapkan proses penanganan darurat dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Pekalongan.
Senin, 23 Februari 2026
Kajen – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kajen pada Rabu (18/02/2026) mengakibatkan terjadinya pohon tumbang di Jalan Mandurorejo, Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, sekitar pukul 11.15 WIB.
Peristiwa pohon tumbang tersebut menyebabkan terganggunya akses jalan dan lalu lintas warga sekitar. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur serta pihak terkait lainnya.
Satgas Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Pekalongan langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan pendukung. Setibanya di lokasi, petugas melakukan assessment dan segera mengambil tindakan berupa pembersihan material pohon tumbang agar akses jalan dapat kembali normal.
Proses penanganan sempat mengalami kendala karena kondisi hujan masih berlangsung saat evakuasi dilakukan. Namun, berkat kerja sama antara BPBD Kabupaten Pekalongan, PMI Kabupaten Pekalongan, serta masyarakat setempat, pohon tumbang berhasil ditangani dengan cepat dan aman.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil. Saat ini akses jalan sudah dapat dilalui kembali oleh warga dengan lancar.
BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana seperti pohon tumbang, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
Kamis, 19 Februari 2026
Kajen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan terus melaksanakan upaya penanganan bencana melalui penyaluran bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dalam periode laporan tanggal 9 sampai dengan 15 Februari 2026, BPBD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar, baik logistik makanan maupun non-makanan, guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak serta membantu operasional posko penanganan bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami dampak bencana, sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi warga di lokasi terdampak maupun pengungsian.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait, relawan, serta pemerintah desa dan kecamatan agar pendistribusian bantuan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui langkah ini, diharapkan proses penanganan darurat dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Pekalongan.
Senin, 16 Februari 2026