Admin
Sabtu, 18 April 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menindaklanjuti kejadian jebolnya tanggul Sungai Silempeng yang berada di Dukuh Babadan Benjot, Desa Depok, Kecamatan Siwalan, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan hasil kajian di lapangan, kejadian ini diduga dipicu oleh peristiwa rob besar yang terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, air rob masuk ke area perkampungan dengan ketinggian kurang lebih 20 cm di jalan dan melimpas melalui tanggul Sungai Silempeng. Adapun waktu pasti jebolnya tanggul belum dapat dipastikan.
Akibat kejadian tersebut, tanggul Sungai Silempeng mengalami kerusakan dengan panjang sekitar 4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi tanggul 1 meter. Air dari sungai mengalir ke area persawahan di Desa Boyoteluk. Meski demikian, kejadian ini tidak berdampak langsung terhadap permukiman warga.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan assessment di lokasi terdampak guna mengetahui tingkat kerusakan dan potensi risiko lanjutan. Selain itu, BPBD juga melakukan koordinasi dengan dinas teknis terkait, pemerintah desa, serta pihak kecamatan untuk langkah penanganan tanggul jebol.
BPBD Kabupaten Pekalongan juga telah melaporkan kejadian ini kepada pimpinan sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan dan mitigasi dampak yang lebih luas. Upaya penanganan lanjutan akan terus dilakukan guna mencegah terjadinya kerusakan yang lebih besar, terutama apabila terjadi rob susulan atau peningkatan debit air.