Pekalongan, 14 Maret 2024 - Insiden tenggelamnya seorang bocah bernama Alfian (14) di Sungai Kligawe, Desa Pakumbulan, masih dalam upaya pencarian hingga saat ini. Berdasarkan informasi dari dua temannya yang menyaksikan peristiwa tersebut, Alfian tenggelam setelah terpeleset dari jembatan bambu dan terseret arus deras sekitar pukul 13.00-13.15 WIB.
Kronologinya berawal saat tiga bocah, Alfian, Andika Maulana (13), dan Adit Purwanto (12), bermain di area Sungai Kligawe sekitar pukul 12.30 WIB setelah waktu dhuhur. Dua dari mereka, Andika dan Adit, berenang, sementara Alfian berada di atas jembatan bambu.
Nahas, tidak lama kemudian, Alfian terpeleset dari jembatan dan terjatuh ke sungai yang berderas arus. Andika sempat berupaya menolongnya, namun tidak kuasa melawan kuatnya arus yang akhirnya menyeret Alfian hanyut terbawa arus.
Setelah kejadian, Andika dan Adit segera meminta pertolongan warga sekitar pukul 13.30 WIB untuk mencari Alfian yang tenggelam. Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur kemudian bergerak melakukan pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian oleh tim gabungan terhadap Alfian, warga Pekajangan Gang 20, Pakumbulan, masih terus dilakukan namun korban belum dapat ditemukan. Pihak berwenang dan warga setempat masih melakukan asesmen dan koordinasi terkait upaya pencarian selanjutnya.
Demikian laporan terbaru yang dapat saya sampaikan. Mohon dikoreksi jika ada informasi yang kurang tepat. Terimakasih.
Rabu, 29 Mei 2024
Selasa, 12 April 2022
Senin, 11 April 2022
Pekalongan, 13 Maret 2024 – Bencana banjir bandang melanda Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan pada Rabu (13/3) malam. Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Bojong sejak pukul 19.00 WIB menyebabkan banjir besar yang merusak sejumlah bangunan dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Pekalongan, dampak banjir bandang di Desa Wangandowo cukup parah. Satu unit jembatan dan sebuah gedung TK rusak, serta dua mushola mengalami kerusakan. Selain itu, dua rumah hanyut terbawa arus banjir, 20 rumah rusak berat, dan 50 rumah lainnya rusak ringan.
Tragisnya, bencana ini juga memakan korban jiwa. Dua warga Desa Wangandowo, Warsila (38) dan Sifa (10), dilaporkan hanyut dan ditemukan meninggal dunia.
Segera setelah menerima laporan, BPBD bersama tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi dan relawan melakukan upaya penanganan. Evakuasi warga terdampak banjir menjadi prioritas utama. Tim juga melakukan pendataan dampak kerusakan dan pencarian korban yang masih belum ditemukan.
Pasca banjir bandang surut, warga setempat dibantu BPBD melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing yang tersisa di Desa Wangandowo. BPBD juga menyiapkan bantuan logistik untuk para korban dan membantu upaya gotong royong.
Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat memasuki musim penghujan dengan potensi cuaca ekstrem. Beliau juga menyampaikan turut berduka atas korban jiwa yang tidak terhindarkan dalam bencana ini.
Rabu, 29 Mei 2024
Pekalongan, 11 Maret 2024 - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kalipaingan, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan pada Senin (11/3) pagi menimbulkan insiden pohon tumbang yang menghalangi akses jalan raya. Laporan kejadian diterima oleh BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 10.47 WIB dari Bapak Joko Sunaryo, staf Darlog.
Menurut laporan, hujan lebat bercampur angin kencang yang terjadi sejak pukul 10.00 WIB menyebabkan sebuah pohon roboh di Jalan Raya Kalipaingan Paninggaran. Pohon tumbang tersebut menghalangi lalu lintas di jalur tersebut.
Setelah menerima informasi, Pusdalops BPBD Kabupaten Pekalongan segera menginstruksikan Tim Satgas PB untuk melakukan penilaian cepat dan penanganan di lokasi kejadian. Tim Satgas PB yang terdiri dari M. Fajar A.M, M. Efendi, dan Edi Priyanto bergerak menuju lokasi pada pukul 11.27 WIB dan memulai upaya penanganan pada pukul 12.05 WIB.
Dalam penanganan insiden ini, Tim Satgas PB BPBD Kabupaten Pekalongan dibantu oleh personil dari PMI Kabupaten Pekalongan, Polhut, Polsek Paninggaran, SAR Bumi Santri, dan warga setempat. Setelah berupaya mengevakuasi pohon tumbang, kondisi di lokasi kejadian dapat dikondisikan kembali pada pukul 12.31 WIB.
Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama pada musim hujan dengan cuaca ekstrem seperti ini. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar pohon besar saat kondisi cuaca buruk untuk menghindari risiko terjadinya insiden serupa.
Rabu, 29 Mei 2024
Pekalongan, 10 Maret 2024 - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Pekalongan pada Minggu sore, 10 Maret 2024, sekitar pukul 17.40 WIB, mengakibatkan sebuah pohon tumbang di Jalan Raya Kajen-Bojong, tepatnya di Desa Gejlig, Kecamatan Kajen. Insiden ini terjadi tepat di depan Indomaret.
Menurut laporan, angin kencang dan hujan lebat menjadi penyebab pohon tersebut roboh, mengganggu akses jalan lalu lintas. Begitu menerima informasi dari warga setempat, Bapak Ali, Pusdalops BPBD Kabupaten Pekalongan segera menginformasikan kepada Tim Satgas Penanggulangan Bencana untuk melakukan asesmen cepat dan penanganan di lokasi kejadian.
Untungnya, insiden ini tidak memakan korban jiwa. Namun, untuk memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran lalu lintas, berbagai pihak terlibat dalam penanganan bencana, termasuk BPBD Kabupaten Pekalongan, PMI Kabupaten Pekalongan, PLN, TNI, POLRI, SAR Bumi Santri, dan Bagana.
Tim gabungan tersebut bekerja sama untuk membersihkan pohon yang tumbang dan memulihkan akses jalan dengan cepat. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan perlunya perawatan pohon secara berkala untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Selasa, 21 Mei 2024
Karanganyar, 9 Maret 2024 - Sabtu sore kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB, desa Kayugeritan RT 2 RW 04 Kecamatan Karanganyar dilanda hujan lebat disertai angin kencang. Cuaca ekstrem ini mengakibatkan pohon besar tumbang, yang kemudian menimpa sebuah rumah serta merusak jaringan listrik dan wifi di sekitarnya.
Menurut laporan dari lokasi kejadian, pohon yang tumbang tersebut jatuh dan menimpa rumah milik Bapak Suprayit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun kerusakan material cukup signifikan. Selain rumah Bapak Suprayit, jaringan listrik dan wifi di daerah tersebut juga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.
Penanganan cepat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi terkait. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan, serta anggota Babinsa dan Babinkamtibnas, segera melakukan assessment di lokasi kejadian. Tidak hanya itu, tim dari PLN dan Dinas Perhubungan (Dishub) juga turut membantu dalam proses pemotongan dan evakuasi pohon yang tumbang.
Selasa, 21 Mei 2024
I. Pada hari Mingggu, tanggal 3 Maret 2024, sekira pukul 19.00 WIB di Desa Tembelangunung, Desa Kutorembet dan Desa Sidomulyo Kec. Lebakbarang telah terjadi hujan lebat, yang mengakibatkan longsor Di Desa Kutorembet, Tembelangunung, Sidomulyo serta Banjir Bandang di Desa Sidomulyo.
Dampak dari kejadian tersebut adalah sebagai berikut:
II. Kronologi kejadian :
Disebabkan karena hujan lebat diwilayah Kecamatan Lebakbarang sehingga menyebabkan longsor Di Desa Kutorembet, Tembelangunung, Sidomulyo dan Banjir Bandang di Desa Sidomulyo.
III. Penanganan :
IV. Data Korban :
Tidak ada korban jiwa.
V. Tim yang terlibat :
Assessment Tim BPBD :
Info data rumah terdampak bencana puting beliung Ds. Karangrejo Kec. Kesesi Kab. Pekalongan.
a. Korban nihil
Selasa, 21 Mei 2024
I. Pada hari Jumat, tanggal 1 Maret 2024, sekira pukul 17.25 WIB di Jalan Raya Kajen linggo asri-paninggaran telah terjadi hujan beserta angin besar, yang mengakibatkan pohon tumbang
II. Kronologi kejadian :
Kurang lebih pukul 17.00 WIB ada warga yang melintas di jalan TKB dan melihat Dahan yg patah menutup jalan, Mengetahui hal tersebut warga melaporkan ke pihak kantor BPBD Kab. Pekalongan untuk segera ditangani
III. Penanganan :
Pusdalops BPBD begitu Menerima informasi dari Budi Raharjo (Kalak BPBD) segera menginformasikan kepada SATGAS BPBD yang jaga untuk melakukan Assesment dan Evakuasi ke lokasi TKB.
IV. Data Korban :
Tidak ada korban jiwa.
V. Tim yang terlibat :
BPBD Kab. Pekalongan.
Selasa, 21 Mei 2024