Kajen – Sebuah pohon berukuran besar tumbang akibat angin kencang di Jalan Raya Bahurekso, Kebonagung, Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Kamis (11/9/2025) dini hari. Kejadian tersebut sempat menutup arus lalu lintas di jalur utama hingga beberapa jam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 03.15 WIB. Tak lama berselang, tim BPBD bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi.
“Setelah menerima laporan, tim segera melakukan asesmen, berkoordinasi dengan pihak terkait, dan melakukan evakuasi pohon yang menutup jalan,” kata salah satu petugas BPBD.
Proses penanganan dimulai pukul 03.40 WIB dengan melibatkan dua personel BPBD, yakni Adi P dan Abdul Malik. Evakuasi menggunakan peralatan seperti gergaji mesin (chainsaw), arit, tali, serta perlengkapan keselamatan kerja.
Sekitar pukul 06.00 WIB, jalur yang sempat tertutup akhirnya kembali bisa dilalui kendaraan. Upaya ini turut didukung oleh PMI Kabupaten Pekalongan serta partisipasi warga sekitar.
Kamis, 11 September 2025
Kajen, 28 Agustus 2025 – Sebuah pohon ketapang tua yang berada di area pemakaman Desa Pekiringan Ageng, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, tumbang pada Rabu (27/8) sekitar pukul 15.30 WIB. Pohon tersebut roboh akibat kondisi yang sudah lapuk karena usia, dan sempat dibiarkan hingga keesokan harinya sebelum dilaporkan oleh warga.
Laporan kejadian masuk ke Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Pekalongan pada Kamis pagi (28/8) pukul 07.11 WIB Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD langsung merespons dan tiba di lokasi pada pukul 07.23 WIB. Proses penanganan dimulai pukul 07.35 WIB dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 11.45 WIB.
Dalam proses evakuasi, BPBD Kabupaten Pekalongan mengerahkan dua personil, yakni Ahmad Nurfaizi dan Subekti Fadliansyah. Tim dilengkapi dengan peralatan keselamatan dan evakuasi, seperti sepatu pelindung, helm safety, seragam lengkap, chainsaw, dan mobil rescue.
Langkah-langkah penanganan yang dilakukan meliputi asesmen awal, koordinasi dengan pihak terkait, evakuasi pohon tumbang, serta pelaporan kepada pimpinan. Selain tim BPBD, warga sekitar juga turut serta membantu proses penanganan, menunjukkan semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.
Update terakhir dari Pusdalops BPBD diterima pukul 12.00 WIB, memastikan bahwa situasi telah tertangani dengan baik dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Jumat, 29 Agustus 2025
Kajen, 23 Agustus 2025 — Kebakaran hebat melanda dua rumah warga di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu pagi (23/8). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB dan menghanguskan hampir seluruh bagian rumah milik dua warga, Suyanti (60) dan Riyanti (45).
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan tidak terdapat pengungsi. Namun, dua rumah mengalami kerusakan cukup parah, diperkirakan mencapai 80% dengan total kerugian material mencapai kurang lebih Rp100 juta.
Penanganan di lokasi melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD Kabupaten Pekalongan, TNI, Polri, SAR Kabupaten Pekalongan, Damkar, serta aparat dan relawan dari Pemerintah Desa Wonorejo.
Beruntung, tidak terdapat hambatan berarti dalam proses penanganan, sehingga upaya pemadaman dan pengamanan area dapat berjalan dengan lancar.
BPBD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan penanganan pasca-kejadian.
Minggu, 24 Agustus 2025
Kajen, 20 Agustus 2025 — Pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang di Pantai Sunter, Desa Depok, Kecamatan Siwalan, akhirnya membuahkan hasil. Setelah memasuki hari ketiga, korban bernama Afif Al Ayubi (25) berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Rabu pagi (20/8).
Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu malam, 17 Agustus 2025, sekitar pukul 21.00 WIB, saat lima orang tengah memancing menggunakan perahu. Menurut laporan yang diterima BPBD Kabupaten Pekalongan, perahu yang ditumpangi mereka mengalami kerusakan mesin dan terbalik setelah diterjang ombak. Empat orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian, namun satu orang, yakni Afif, tidak ditemukan.
Keempat korban selamat yang merupakan rekan korban masing-masing bernama:
Akrama Murida Gayo, 26 tahun, warga Pemalang
Nursin, 27 tahun, warga Kota Pemalang
Abdus Syarif Arifin, 30 tahun, warga Sragi
Yosua Septian Widyatma, warga Karanganyar, Kabupaten Pekalongan
Mereka menjelaskan bahwa kejadian berlangsung cepat setelah perahu kehilangan tenaga dan dihantam ombak besar.
Operasi SAR gabungan dilaksanakan sejak hari pertama dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran ke arah timur sejauh 1 km dari lokasi kejadian (LKP).
SRU 2 menyisir ke arah barat dengan jarak yang sama.
Pada hari ketiga pencarian, sekitar pukul 10.00 WIB, Tim SAR menerima informasi dari warga terkait penemuan sesosok jenazah di muara Kaliprau, Kecamatan Ulujami. Jenazah kemudian berhasil dievakuasi pada pukul 11.20 WIB dan setelah dilakukan identifikasi, dipastikan bahwa korban adalah Afif Al Ayubi. Jarak penemuan dari titik kejadian awal diperkirakan sejauh 1 nautical mile (sekitar 1,85 km).
Operasi pencarian melibatkan 30 personel dari berbagai instansi, antara lain:
Basarnas USS Pemalang
BPBD Kabupaten Pekalongan
PMI Kabupaten Pekalongan
Polsek Sragi
SAR Bumi Santri
BAGANA Kabupaten Pekalongan
MDMC Kabupaten Pekalongan & Pemalang
Polairud Pekalongan
Pemuda Pancasila
Masyarakat setempat
Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 12.00 WIB setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. Seluruh personel yang terlibat kembali ke instansi masing-masing.
BPBD Kabupaten Pekalongan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban serta apresiasi atas kerja sama seluruh unsur SAR dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian.
Kamis, 21 Agustus 2025
Kajen – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh staf dan Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan mengikuti upacara bendera yang digelar di Lapangan Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (17/8/2025).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh berbagai elemen pemerintah daerah, TNI, Polri, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan. Kehadiran BPBD dalam upacara ini menjadi wujud nyata semangat nasionalisme dan komitmen mereka dalam menjaga semangat kebangsaan di tengah tugas penanggulangan bencana yang penuh tantangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa partisipasi dalam upacara kemerdekaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Senin, 18 Agustus 2025
Kabupaten Pekalongan, 8 Agustus 2025 – Dalam upaya merespon situasi darurat kekeringan, BPBD Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan dropping air bersih pada Jumat sore, 8 Agustus 2025, di kawasan Perumahan Griya Rahma 4, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong.
Kegiatan dimulai pada pukul 17.30 WIB dan berlangsung hingga 19.05 WIB, dengan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter dikerahkan untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat terdampak. Bantuan ini ditujukan kepada 20 kepala keluarga (70 jiwa) yang berada di RT 004 RW 002, di lingkungan tersebut.
Senin, 11 Agustus 2025
Kajen, 26 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, ratusan relawan Penanggulangan Bencana (PB) dan Potensi SAR dari seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan mengikuti Pelatihan Gabungan Mitigasi Bencana dan Latihan SAR Laut, Sabtu (26/7).
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas teknis relawan melalui simulasi penanganan kedaruratan di laut. Latihan melibatkan berbagai unsur terkait seperti BPBD, Basarnas, TNI/Polri, serta organisasi kebencanaan lainnya.
Menurut panitia penyelenggara, tujuan utama pelatihan ini adalah untuk:
Meningkatkan kesiapsiagaan relawan PB dan potensi SAR dalam menghadapi situasi darurat,
Memperkuat koordinasi dan sinergi antar instansi serta relawan, dan
Melatih keterampilan teknis agar tanggap, cepat, dan tepat dalam upaya penyelamatan korban, khususnya di wilayah perairan.
Simulasi yang dilakukan mencakup penyelamatan korban tenggelam, evakuasi menggunakan perahu karet, dan komunikasi darurat lintas tim. Peserta juga mendapat pembekalan tentang manajemen posko dan prosedur tanggap darurat sesuai standar nasional.
“Pelatihan ini sangat penting untuk memperkuat solidaritas dan respons cepat para relawan. Harapannya, seluruh peserta mampu menerapkan kemampuan yang dilatihkan saat menghadapi situasi nyata,” ujar salah satu instruktur dari Basarnas.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana.
Bersama, kita wujudkan Pekalongan yang tangguh!
Senin, 28 Juli 2025
Kajen, 12 Juli 2025 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Pelatihan Olah Gerak Perahu pada Sabtu, 12 Juli 2025.
Pelatihan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB, bertempat di Sungai Sigesing, Kecamatan Kesesi. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Satgas PB BPBD Kabupaten Pekalongan dan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis pengoperasian perahu dalam situasi darurat, khususnya saat banjir atau evakuasi wilayah terdampak bencana.
Diharapkan melalui kegiatan ini, kemampuan personel dalam pengendalian perahu serta koordinasi lapangan dapat meningkat, sehingga semakin siap dalam memberikan respons cepat dan tepat saat terjadi bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Senin, 14 Juli 2025
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan hujan akan terus turun di musim kemarau. Hasil prediksi curah hujan bulanan menunjukkan bahwa anomali curah hujan yang sudah terjadi sejak Mei 2025 akan terus berlangsung, dengan kondisi curah hujan di atas normal terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga Oktober 2025.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta bersiaga terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Masyarakat harus mewaspadai risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, banjir bandang, serta gangguan transportasi.
Masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan tetap terus aktif memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan peringatan dini dari BMKG. BMKG terus mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem secara berkala melalui berbagai kanal resmi BMKG, baik aplikasi InfoBMKG, situs resmi http://www.bmkg.go.id, media sosial resmi BMKG, serta call center 196.
Kami mengimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Pekalongan yang membutuhkan bantuan segera menghubungi Nomor BPBD 0285-381905/ 0822-9767-8800 (tidak dipungut biaya).
Senin, 14 Juli 2025