Kajen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan terus melaksanakan upaya penanganan bencana melalui penyaluran bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dalam periode laporan tanggal 2 sampai dengan 8 Februari 2026, BPBD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar, baik logistik makanan maupun non-makanan, guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak serta membantu operasional posko penanganan bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami dampak bencana, sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi warga di lokasi terdampak maupun pengungsian.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait, relawan, serta pemerintah desa dan kecamatan agar pendistribusian bantuan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui langkah ini, diharapkan proses penanganan darurat dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Pekalongan.
Minggu, 8 Februari 2026
Kajen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya penanganan bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Bantuan yang diberikan berupa logistik makanan maupun non-makanan sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, baik di lokasi pengungsian maupun wilayah terdampak langsung.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan seluruh bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian bersama dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.
BPBD juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga penanganan dapat berjalan lebih optimal dan masyarakat terdampak dapat segera kembali beraktivitas seperti sediakala
Jumat, 6 Februari 2026
Kajen, Senin (2/2/2026) — Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Senin malam mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Sekitar pukul 20.14 WIB, Satgas Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Pekalongan menerima laporan dari Babinsa Polsek Kandangserang terkait peristiwa pohon tumbang yang menghalangi badan jalan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas PB BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur untuk melakukan asesmen dan penanganan di lokasi kejadian.
Petugas gabungan kemudian melakukan pembersihan material pohon tumbang menggunakan peralatan yang tersedia, meskipun proses penanganan sempat terkendala kondisi hujan yang masih berlangsung. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan pengguna jalan.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas dari arah Desa Kutorojo menuju Kajen sempat tertutup total. Namun, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut.
Setelah dilakukan pembersihan, situasi terkini dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Jalan Raya Kutorojo kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.
Penanganan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Pekalongan, PMI, Polri, Perhutani, dan Dinas Pekerjaan Umum, dengan dukungan personel serta peralatan operasional di lapangan.
Selasa, 3 Februari 2026
Memasuki hari ke-16 penanganan banjir di Kabupaten Pekalongan bagian utara, genangan mungkin masih tersisa, namun solidaritas dan kepedulian terus mengalir. Bantuan berupa logistik, bahan pangan, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi harapan bagi warga terdampak. Setiap bantuan yang sampai di tangan warga adalah simbol harapan bahwa mereka tidak sendiri.
Tim gabungan BPBD Kabupaten Pekalongan , Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan bergerak ke titik pengungsian dan dapur umum, memastikan kebutuhan harian terpenuhi dan dapur umum berjalan. Bukan hanya kebutuhan pangan yang menjadi satu-satunya perhatian, pemenuhan akan kebutuhan layanan kesehatan juga menjadi prioritas. Penanganan warga yang sakit dilakukan setiap hari.
BPBD Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan bantuan dari berbagai pihak, antara lain MGMP PAI SMP Kabupaten Pekalongan, para relawan beserta tim BPBD Kabupaten Banjarnegara atas bantuan sayur-mayur, dan Bea Cukai Tegal. Kepedulian dari masyarakat, lembaga, dan instansi ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas masih kuat ditengah bencana
Minggu, 1 Februari 2026
Masih mengalirny bantuan logistik dari masyarakat utk warga terdampak banjir di Kecamatan Tirto, Siwalan dan Wonokerto sangatlah berarti. Hal itu menjadi penambah semangat bagi personil BPBD Kabupaten Pekalongan utk menyalurkan bantuan itu kepada para pengungsi dan warga terdampak banjir. Dalam 1 hari, Posko Lapangan Wiradesa melakukan penyaluran minimal ke 3 titik pengungsi atau dapur umum. Selain logistik, BPBD melalui Posko Lapangan jg memberikan bantuan karung untuk penanganan tanggul yang limpas atau bocor.
BPBD mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh masyarakat, baik atas nama pribadi maupun atas nama lembaga/institusi.
Dukungan yang diberikan menjadi wujud kepedulian dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat dalam upaya penanganan bencana.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, dapat disalurkan melalui Posko Induk BPBD Kabupaten Pekalongan atau Pos Lapangan Eks Kecamatan Wiradesa.
Minggu, 1 Februari 2026
Kabupaten Pekalongan – Telah terjadi kejadian pohon tumbang pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 20.30 WIB, yang berlokasi di Dukuh Wuluh RT/RW 03/01, Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.
Laporan kejadian diterima pada pukul 21.41 WIB dari Pandu G (Satgas BPBD). Pohon tumbang tersebut disebabkan oleh hujan yang disertai angin, sehingga mengakibatkan pohon menimpa atap rumah milik Bapak Dodo dan menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur, Polri, serta unsur terkait lainnya. Petugas melakukan asesmen di lokasi, pengamanan area, dan pembersihan material pohon tumbang, kemudian melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.
Dalam pelaksanaan penanganan, tidak terdapat kendala di lapangan. Dampak kejadian berupa kerusakan ringan pada atap rumah, dengan tidak adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.
Peralatan yang digunakan meliputi APD (Alat Pelindung Diri), mobil operasional (Mobil Carry), gergaji mesin beserta perlengkapannya, tali dadung, serta sabit/arit. Penanganan melibatkan personel Ahmad Nurfaizi (Driver/Komandan Regu), M. Abdul Malik (Rescuer), Sarwono (Rescuer), dan Hidayat (Pusdalops).
Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain BPBD Kabupaten Pekalongan, Polri, PMI Kabupaten Pekalongan, BAGANA, SAR Bumi Santri, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan kondisi mutakhir, Alhamdulillah pohon yang menimpa rumah Bapak Dodo telah berhasil ditangani dan situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Senin, 26 Januari 2026
Kabupaten Pekalongan – Telah terjadi kejadian pohon tumbang pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, yang berlokasi di Jalan Raya Wonopringgo, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.
Laporan kejadian diterima pada pukul 22.01 WIB dari Pandu G (Satgas BPBD). Pohon tumbang tersebut disebabkan oleh hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan akses jalan tertutup total dan mengganggu arus lalu lintas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur, TNI/Polri, serta unsur terkait lainnya. Petugas melakukan asesmen di lokasi, pengamanan area, serta pembersihan material pohon tumbang yang menutup badan jalan, kemudian melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.
Dalam proses penanganan, kendala yang dihadapi berupa kondisi hujan lebat yang masih berlangsung. Dampak kejadian ini menyebabkan jalan tertutup sementara, namun tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.
Adapun peralatan yang digunakan dalam penanganan antara lain APD (Alat Pelindung Diri), mobil operasional (Mobil Carry), gergaji mesin beserta perlengkapannya, tali dadung, serta sabit/arit. Penanganan melibatkan personel Ahmad Nurfaizi (Driver/Komandan Regu), M. Abdul Malik (Rescuer), Sarwono (Rescuer), dan Hidayat (Pusdalops).
Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi BPBD Kabupaten Pekalongan, TNI/Polri, PLN, PMI Kabupaten Pekalongan, BAGANA, SAR Bumi Santri, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan kondisi mutakhir, Alhamdulillah saat ini jalan telah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Senin, 26 Januari 2026
Di tengah kondisi banjir yang masih berlangsung di wilayah Kabupaten Pekalongan, BPBD Kabupaten Pekalongan terus hadir memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan dropping air bersih untuk mendukung operasional dapur umum dan posko pengungsian.
Dropping air bersih ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian, baik untuk konsumsi, kebersihan, maupun kelancaran proses pengolahan makanan bagi warga terdampak banjir. Ketersediaan air bersih menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan serta keberlangsungan layanan dapur umum di lapangan.
Pada kesempatan ini, dropping air bersih dilakukan di Dapur Umum PT Sukun dan Pos Lapangan Wiradesa. BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus memantau kebutuhan di lapangan dan melakukan langkah-langkah respons cepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan kepada warga terdampak banjir dapat berjalan optimal, serta sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan seluruh pihak terkait terus terjaga dalam upaya penanggulangan bencana.
Minggu, 25 Januari 2026
Minggu, 25 Januari 2026 — Personel BPBD Kabupaten Pekalongan melaksanakan evakuasi warga yang berada di Dukuh Pulosari, Desa Karangjompo, sebagai langkah respons cepat untuk memastikan keselamatan warga serta meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan akibat kondisi banjir yang masih berlangsung.
Proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar. Warga yang dievakuasi selanjutnya dipindahkan ke lokasi pengungsian yang berada di kontrakan di Kelurahan Pekuncen. Sebelum dievakuasi, warga diimbau untuk membawa barang-barang berharga serta kebutuhan penting yang diperlukan selama berada di tempat pengungsian.
Pada kegiatan evakuasi yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan mengevakuasi sejumlah warga Dukuh Pulosari, Desa Karangjompo, dengan data sebagai berikut:
Zaenuri (56 tahun)
Siti Fatimah (51 tahun)
Husni Mubarok (28 tahun)
Tria Amrina Rosyada (21 tahun)
Kur’rota A’yuni (31 tahun)
Slamet Nasrul (34 tahun)
Yasmin Adzkiya
Mumtazah (7 tahun)
Muhammad Nafi Maulana (3 tahun)
Ayesha Aghnia Humaira (1,5 tahun)
BPBD Kabupaten Pekalongan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan siap mengambil langkah-langkah lanjutan guna memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar warga terdampak bencana tetap terpenuhi.
Minggu, 25 Januari 2026