Kajen – Sebuah insiden pohon tumbang terjadi di Jalan Pahlawan No. 737, Gejlik Kajen, pada Jumat malam, 23 Mei 2025. Pohon yang patah menimpa jaringan kabel internet dan listrik, serta merusak satu unit sepeda motor dan gerobak dagangan. Akibat kejadian tersebut, listrik di sekitar lokasi sempat padam.
Laporan pertama diterima oleh PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 23.31 WIB dari warga setempat bernama Fathul Huda. Tim BPBD merespons laporan tersebut dalam waktu singkat, yakni pukul 23.43 WIB, dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Proses penanganan dimulai pada pukul 00.32 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 00.46 WIB. Tim sempat mengalami kendala karena pohon yang tumbang menimpa jaringan listrik, sehingga evakuasi baru bisa dilakukan setelah koordinasi dengan pihak PLN Kajen.
Dalam operasi tersebut, tim BPBD melakukan beberapa langkah, antara lain:
Melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian.
Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN dan masyarakat.
Evakuasi pohon tumbang menggunakan peralatan seperti chainsaw, helm safety, sepatu boot, dan mobil operasional.
Penanganan ini melibatkan unsur BPBD Kabupaten Pekalongan, PLN Kajen, serta bantuan warga masyarakat sekitar.
[Gambar]
Sabtu, 24 Mei 2025
Kajen, 23 Mei 2025 — Bencana banjir rob kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan. Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat luapan Sungai Kapidodo yang menggenangi seluruh kawasan permukiman warga sejak pukul 13.00 WIB siang tadi.
Air rob yang mencapai ketinggian sekitar 60 cm ini mempengaruhi kehidupan sekitar 800 kepala keluarga (KK). Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga mengancam kelompok rentan. Tercatat ada 8 bayi, 80 balita, 20 ibu hamil, 40 ibu menyusui, dan 30 lansia yang berisiko terdampak langsung oleh bencana tersebut.
Merespons kejadian ini, Pemerintah Desa Blacanan bersama BPBD Kabupaten Pekalongan dan Dinas Pekerjaan Umum bidang Sumber Daya Air segera melakukan koordinasi. Bantuan logistik telah disalurkan untuk mendukung pendirian dapur umum di dua titik lokasi guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Tirto, tanggul Sungai Meduri dilaporkan mengalami kebocoran akibat kombinasi pasang air laut dan peningkatan debit air sungai. Peristiwa ini berpotensi menyebabkan banjir di Desa Tegaldowo dan Mulyorejo. Pemerintah setempat telah mengirimkan 1.000 karung pasir dan 4 truk tanah urug sebagai upaya penanggulangan darurat, termasuk untuk mendukung aksi kerja bakti warga dalam memperkuat tanggul.
Tak hanya itu, banjir juga melanda Desa Pesanggrahan, Kecamatan Wonokerto, yang disebabkan oleh rembesan air dari tanggul Sungai Sengkarang yang mengalami kerusakan. Upaya penanganan teknis kini menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum, dengan fokus pada penyelesaian di empat desa yang terdampak langsung.
Pemerintah daerah menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, serta aktif mengikuti informasi dari pihak berwenang guna mengurangi risiko yang lebih besar.
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Jumat, 23 Mei 2025
Kajen, 21 Mei 2025 — Sebanyak 75 anak dari Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kecamatan Kajen mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan pada Rabu, 21 Mei 2025. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif yang menyenangkan.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Sekretaris BPBD Kabupaten Pekalongan dan didampingi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan. Dalam kegiatan ini, Satgas BPBD Kabupaten Pekalongan turut serta sebagai petugas utama yang memandu seluruh rangkaian acara.
Anak-anak mendapat edukasi mengenai kebencanaan secara ringan dan menarik, serta dikenalkan pada berbagai alat penanggulangan bencana. Selain itu, mereka juga menikmati wahana flying fox dalam sesi fun game yang seru dan menantang, yang sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri.
Kegiatan ditutup dengan jalan-jalan santai ke Alun-Alun Kajen sebagai bentuk refreshing setelah menerima materi edukatif. Kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.
BPBD Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan.
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Kamis, 22 Mei 2025
Pekalongan – Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban laka air di wilayah Curug Sanggar, Desa Lambanggelun, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (13/5/2025) pukul 17.00 WIB. Korban, atas nama Bagas Surya Arsalan (18), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) tak jauh dari lokasi awal kejadian.
Peristiwa ini bermula pada Minggu, 11 Mei 2025 pukul 11.00 WIB, ketika korban yang sedang memancing di aliran Sungai Kalipaingan bawah (Curug Sanggar), dilaporkan terpeleset dan tenggelam. Saksi mata, Sugeng, yang merupakan teman korban, menyaksikan langsung kejadian tersebut dan berusaha menolong dengan ikut masuk ke air, namun korban sudah tidak terlihat.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak dan menerjunkan personil untuk melakukan pencarian. Operasi SAR dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari BASARNAS USS Pemalang, Polsek Paninggaran, Koramil Paninggaran, unsur pemerintah desa sekitar, relawan kemanusiaan, dan masyarakat setempat.
Tim melakukan pencarian menyusuri aliran sungai hingga radius ±1.500 meter dari titik awal kejadian. Setelah upaya intensif selama tiga hari, korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah duka di Dusun Sidomaju, RT 05 RW 01, Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada hari ketiga pencarian.
BPBD Kabupaten Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian serta menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, khususnya di kawasan yang memiliki potensi bahaya seperti Curug Sanggar.
[Gambar]
[Gambar]
Rabu, 14 Mei 2025
PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten PEKALONGAN menerima laporan bahwa telah terjadi Kebakaran di Dk.pesantunnan RT 02/RW 0 1 Kec.Kedungwuni Kab.Pekalongan, PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten PEKALONGAN segera menginformasikan kepada tim Satgas PB untuk assessment dan penanganan ke lokasi kejadian.
Kronologi Sabtu 3 Mei 2025 sekira pukul 21.00 wib muncul api dari warung yg berada tepat di depan rumah korban, mengetahui adanya api dari dalam warung korban, saksi 1 dan 2 keluar rumah meminta tolong sambil mencoba untuk memadamkan api. pada saat api baru ada di dalam warung, terdengar suara seperti kebocoran gas dari dalam warung tersebut dan karena dikawatirkan terjadi ledakan dari gas LPG kemudian api semakin membesar kemudian menjalar sampai rumah yang berada tepat dibelakang warung, kemudian sekira pukul 21.30 wib datang pemadam kebakaran dan sekira pukul 22.00 wib api berhasil di padamkan ,namun warung dan rumah milik korban sudah habis terbakar.
Kerusakan rumah milik Bapak Dahyono umur 45 tahun pekerjaan buruh konveksi dan kerugian di perkirakan sekitar 300 juta rupiah.
[Gambar][Gambar]
Senin, 5 Mei 2025
Dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025, BPBD menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan simulasi bencana di SMP Negeri 1 Kedungwuni dan berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 24-26 April 2025 dan diikuti 100 siswa dan beberapa guru pendamping. Kepala SMP Negeri 1 Kedungwuni menyambut baik kegiatan ini sebagai bekal siswa dan guru dalam mengurangi resiko apabila terjadi bencana.
Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan Sosialisasi kebencanaan untuk membuka wawasan dan kesadaran siswa terkait penanganan bencana di Kabupaten Pekalongan. Pada hari kedua, siswa diajak untuk melaksanakan latihan Simulasi Bencana Gempa Bumi yang dimaksudkan agar siswa mengerti langkah-langkah penyelamatan diri dan evakuasi mandiri. Tim Palang Merah Remaja sekolah juga dilibatkan untuk melatih ketrampilan mereka dalam menangani korban bencana. Sebagai puncak kegiatan pada tanggal 26 April 2025 bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, seluruh siswa dan guru pendamping melaksanakan simulasi gempa bumi yang ditayangkan secara live nasional bersama 2025 sekolah lain se Indonesia.
Sebagai penutup, BPBD menyerahkan bantuan Tenda Keluarga berukuran 4x4 m sebanyak 3 (tiga) unit kepada SMP Negeri 1 Kedungwuni yang diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk sinergitas BPBD dan sekolah dalam penanganan bencana.
[Gambar][Gambar][Gambar]
Kamis, 24 April 2025
Senin, 21 April 2025 PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Pekalongan mendapat laporan bahwa di beberapa tempat wilayah Kabupaten Pekalongan terjadi kebencanaan yang diakibatkan angin kencang dan hujan deras yang melanda di wilayah Kabupaten Pekalongan, menyebabkan atap rumah rusak milik Bp. Arief Saefullah (50) RT 02 RW 01 dk. Legok ds.Karangsari kec. Karanganyar, yaitu 28 lembar asbes pecah dan dihuni 1 KK (5 Jiwa), mendapatkan laporan tersebut, tim langsung menuju ke tempat lokasi untuk melakukan penanganan.
Tim melakukan assesment dan berkoordinasi penanganan mengenai adanya pohon tumbang, penanganan pohon tumbang yang terdiri dari Tim BPBD Kab. Pekalongan, TNI, SAR Bumi Santri, BAGANA, Camat Karanganyar, PLN dan di bantu pula warga sekitar selesai pada pukul 17:40 WIB, tidak ada hambatan dan seluruh unsur relawan kembali ke Markas/Mako posko masing – masing.
[Gambar][Gambar][Gambar]
Senin, 21 April 2025
Pekalongan, Rabu 6 April 2025 - Terjadi Pohon tumbang yang menutup jalan dan menimbulkan kemacetan cukup panjang sekitar pukul 15.20 wib di Jalan raya Kajen-Kandangserang.
PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten PEKALONGAN rabu 6 April 2025 menerima laporan dari Anggota Koramil Kajen bahwa telah terjadi Pohon tumbang di desa Tambakroto sekitar pukul 15.20 WIB dan segera menginformasikan kepada tim Satgas PB untuk Assessment ke lokasi kejadian,setelah sampai Tim Satgas langsung melakukan pemotongan Pohon tsb hingga situasi terkondisikan dan lalu lintas kembali normal dan lancar.
Penyebab kejadian akibat hujan desras dan angin kencang,tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini. BPBD Kabupaten Pekalongan menghimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat melintas di sekitar pohon besar, terutama pada kondisi cuaca buruk seperti hujan lebat untuk menghindari kejadian serupa.
[Gambar][Gambar]
Minggu, 6 April 2025
Pekalongan, Rabu 2 April 2025 - Terjadi Pohon tumbang yang menutup sebagian jalan sekitar pukul 15.20 wib di Villa Tanjungsari dan di Jalan Raya Petungkriyono
PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Pekalongan menerima laporan dari Fajar AM warga sekitar bahwa telah terjadi Pohon tumbang di di Jalan Raya Petungkriyono sekitar pukul 17.45 WIB dan segera menginformasikan kepada tim Satgas PB untuk Assessment ke lokasi kejadian,setelah sampai Tim Satgas langsung melakukan pemotongan Pohon tsb
Penyebab kejadian akibat hujan desras dan angin kencang,tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, tidak ada kendala atau hambatan dalam penaganan insiden ini.
BPBD Kabupaten Pekalongan menghimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat melintas di sekitar pohon besar, terutama pada kondisi cuaca buruk seperti hujan lebat untuk menghindari kejadian serupa.
[Gambar]
[Gambar]
Kamis, 3 April 2025