Kajen, 7 Juli 2025 – Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Padurekso, Desa Legok Kalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, pada Senin siang, 7 Juli 2025. Kejadian ini menyebabkan jaringan kabel listrik tertimpa dan akses jalan desa tertutup total, memicu kemacetan serta padamnya listrik di sekitar lokasi.
Laporan pertama diterima oleh PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 14.46 WIB dari seorang warga bernama Abdul Malik, warga setempat. Tidak butuh waktu lama, tim langsung merespons laporan tersebut dan tiba di lokasi pada pukul 14.55 WIB.
Setibanya di lokasi, tim BPBD bersama unsur gabungan langsung melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari assessment awal, koordinasi lintas instansi, hingga proses evakuasi pohon tumbang. Penanganan dimulai pada pukul 15.16 WIB dan selesai pada pukul 15.38 WIB.
Beberapa instansi yang terlibat dalam proses penanganan ini antara lain:
BPBD Kabupaten Pekalongan
TNI/Polri
PLN Kajen
Perangkat Desa Legok Kalong
Warga masyarakat sekitar
Penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk memastikan lalu lintas kembali lancar dan jaringan listrik dapat dipulihkan. Laporan resmi penanganan disampaikan pada pukul 15.50 WIB oleh tim di lapangan.
BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim pancaroba yang kerap disertai hujan lebat dan angin kencang.
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Selasa, 8 Juli 2025
Kajen, 23 Mei 2025 — Bencana banjir rob kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan. Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat luapan Sungai Kapidodo yang menggenangi seluruh kawasan permukiman warga sejak pukul 13.00 WIB siang tadi.
Air rob yang mencapai ketinggian sekitar 60 cm ini mempengaruhi kehidupan sekitar 800 kepala keluarga (KK). Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga mengancam kelompok rentan. Tercatat ada 8 bayi, 80 balita, 20 ibu hamil, 40 ibu menyusui, dan 30 lansia yang berisiko terdampak langsung oleh bencana tersebut.
Merespons kejadian ini, Pemerintah Desa Blacanan bersama BPBD Kabupaten Pekalongan dan Dinas Pekerjaan Umum bidang Sumber Daya Air segera melakukan koordinasi. Bantuan logistik telah disalurkan untuk mendukung pendirian dapur umum di dua titik lokasi guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Tirto, tanggul Sungai Meduri dilaporkan mengalami kebocoran akibat kombinasi pasang air laut dan peningkatan debit air sungai. Peristiwa ini berpotensi menyebabkan banjir di Desa Tegaldowo dan Mulyorejo. Pemerintah setempat telah mengirimkan 1.000 karung pasir dan 4 truk tanah urug sebagai upaya penanggulangan darurat, termasuk untuk mendukung aksi kerja bakti warga dalam memperkuat tanggul.
Tak hanya itu, banjir juga melanda Desa Pesanggrahan, Kecamatan Wonokerto, yang disebabkan oleh rembesan air dari tanggul Sungai Sengkarang yang mengalami kerusakan. Upaya penanganan teknis kini menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum, dengan fokus pada penyelesaian di empat desa yang terdampak langsung.
Pemerintah daerah menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, serta aktif mengikuti informasi dari pihak berwenang guna mengurangi risiko yang lebih besar.
Kajen – Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik pallet kayu milik H. Edi Haryanto, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, pada Jumat (4/7/2025) siang. Kejadian tersebut terjadi di Dukuh Kluwuk, Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, dan menimbulkan kerugian material cukup besar.
Menurut laporan resmi BPBD Kabupaten Pekalongan, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat sebagian besar karyawan pabrik meninggalkan area kerja untuk menunaikan salat Jumat. Ketika mereka kembali sekitar pukul 12.30 WIB, api telah membakar bagian ruang oven kayu pabrik. Salah satu saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Laporan diterima oleh PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 12.40 WIB. Respon cepat dilakukan, dan dalam waktu 15 menit, tim gabungan dari BPBD, Damkar, POLRI, TNI, dan PLN dikerahkan ke lokasi. Upaya pemadaman berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, saat api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Diduga, sumber api berasal dari ruang oven kayu yang berada di dalam pabrik. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam kejadian ini, kerugian material meliputi rusaknya kamar oven dan hangusnya sekitar 12 kubik kayu siap olah.
Hingga saat ini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
[Gambar] [Gambar]
[Gambar]
Senin, 7 Juli 2025
Kajen, 17 Juni 2025 — Kebakaran terjadi di sebuah lokasi pemotongan kayu di Desa Larikan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa dini hari (17/6). Kejadian tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang terlalu dekat dengan tumpukan kayu, sehingga api merembet dan membakar fasilitas di lokasi tersebut.
Laporan diterima oleh PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 02.40 WIB. Tim langsung merespons laporan pada pukul 02.58 WIB dan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan pada pukul 03.17 WIB. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.40 WIB.
Menurut keterangan pelapor, Harto dari Polres Pekalongan, kebakaran bermula sekitar pukul 02.00 WIB. Api dengan cepat menyebar dan menghanguskan satu unit mesin pemotong kayu serta satu unit sepeda motor Honda Beat yang berada di lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir cukup signifikan akibat rusaknya peralatan dan kendaraan.
BPBD Kabupaten Pekalongan bersama dari DAMKAR, POLRI, serta warga sekitar, bergerak cepat dalam melakukan penanganan di lokasi. Tidak ditemukan kendala berarti dalam proses pemadaman dan tidak ada kebutuhan logistik tambahan yang dilaporkan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membakar sampah, terutama di area yang mudah terbakar seperti lokasi pemotongan kayu.
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Selasa, 17 Juni 2025
Kajen, 31 Mei 2025 – Bencana banjir rob kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Kecamatan Tirto. Empat desa terdampak cukup parah akibat jebol dan bocornya tanggul sungai, serta pasangnya air laut yang menyebabkan meluapnya air ke permukiman warga.
Desa-desa yang terdampak antara lain Tegaldowo, Karangjompo, Jeruksari, dan Mulyorejo. Ratusan rumah terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 5 hingga 60 cm di beberapa titik.
Desa Tegaldowo
Banjir rob melanda kawasan RW 03 / RT 06 – 10 akibat jebolnya tanggul Sungai Pabean. Genangan air setinggi 20 – 60 cm terjadi di jalan, sementara air setinggi 5 – 20 cm masuk ke dalam rumah warga. Sebanyak 335 rumah, 455 KK, dan 1.635 jiwa terdampak. Selain itu, banjir juga merendam fasilitas umum seperti 3 mushola, 1 masjid, 1 TK, 1 MI, dan 1 TPQ.
Desa Karangjompo
Luapan air disebabkan oleh bocornya tanggul Kali Bremi, mempengaruhi dua RW, yakni RW 05 dan RW 06. Dampaknya dirasakan oleh 165 rumah di RW 05 (206 KK, 799 jiwa) dan 60 rumah di RW 06 (176 KK, 540 jiwa). Ketinggian air di jalan mencapai 15 – 20 cm.
Desa Jeruksari
Di Dusun RW 07, RT 01, 02, dan 03, banjir menggenangi jalan dengan ketinggian 30 – 40 cm, sementara genangan di pemukiman warga mencapai 10 – 20 cm. Data mencatat 208 rumah, 293 KK, dan 1.150 jiwa terdampak.
Desa Mulyorejo
Di desa ini, banjir rob terjadi di RW 03 / RT 09, juga akibat bocornya tanggul Kali Bremi. Dampaknya dirasakan oleh 17 rumah, 25 KK, dan 76 jiwa.
Bencana ini menunjukkan urgensi penanganan sistem drainase dan penguatan tanggul di kawasan pesisir Kabupaten Pekalongan. Pemerintah daerah diharapkan segera menanggulangi banjir dan memberikan bantuan kepada warga terdampak, serta melakukan langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terus terulang.
[Gambar]
[Gambar]
Pengiriman bantuan logistik di desa jeruksari
Minggu, 1 Juni 2025
Kajen – Sebuah insiden pohon tumbang terjadi di Jalan Pahlawan No. 737, Gejlik Kajen, pada Jumat malam, 23 Mei 2025. Pohon yang patah menimpa jaringan kabel internet dan listrik, serta merusak satu unit sepeda motor dan gerobak dagangan. Akibat kejadian tersebut, listrik di sekitar lokasi sempat padam.
Laporan pertama diterima oleh PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 23.31 WIB dari warga setempat bernama Fathul Huda. Tim BPBD merespons laporan tersebut dalam waktu singkat, yakni pukul 23.43 WIB, dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Proses penanganan dimulai pada pukul 00.32 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 00.46 WIB. Tim sempat mengalami kendala karena pohon yang tumbang menimpa jaringan listrik, sehingga evakuasi baru bisa dilakukan setelah koordinasi dengan pihak PLN Kajen.
Dalam operasi tersebut, tim BPBD melakukan beberapa langkah, antara lain:
Melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian.
Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN dan masyarakat.
Evakuasi pohon tumbang menggunakan peralatan seperti chainsaw, helm safety, sepatu boot, dan mobil operasional.
Penanganan ini melibatkan unsur BPBD Kabupaten Pekalongan, PLN Kajen, serta bantuan warga masyarakat sekitar.
[Gambar]
Sabtu, 24 Mei 2025
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Jumat, 23 Mei 2025
Kajen, 21 Mei 2025 — Sebanyak 75 anak dari Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kecamatan Kajen mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan pada Rabu, 21 Mei 2025. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif yang menyenangkan.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Sekretaris BPBD Kabupaten Pekalongan dan didampingi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan. Dalam kegiatan ini, Satgas BPBD Kabupaten Pekalongan turut serta sebagai petugas utama yang memandu seluruh rangkaian acara.
Anak-anak mendapat edukasi mengenai kebencanaan secara ringan dan menarik, serta dikenalkan pada berbagai alat penanggulangan bencana. Selain itu, mereka juga menikmati wahana flying fox dalam sesi fun game yang seru dan menantang, yang sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri.
Kegiatan ditutup dengan jalan-jalan santai ke Alun-Alun Kajen sebagai bentuk refreshing setelah menerima materi edukatif. Kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.
BPBD Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan.
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Kamis, 22 Mei 2025
Pekalongan – Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban laka air di wilayah Curug Sanggar, Desa Lambanggelun, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (13/5/2025) pukul 17.00 WIB. Korban, atas nama Bagas Surya Arsalan (18), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) tak jauh dari lokasi awal kejadian.
Peristiwa ini bermula pada Minggu, 11 Mei 2025 pukul 11.00 WIB, ketika korban yang sedang memancing di aliran Sungai Kalipaingan bawah (Curug Sanggar), dilaporkan terpeleset dan tenggelam. Saksi mata, Sugeng, yang merupakan teman korban, menyaksikan langsung kejadian tersebut dan berusaha menolong dengan ikut masuk ke air, namun korban sudah tidak terlihat.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak dan menerjunkan personil untuk melakukan pencarian. Operasi SAR dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari BASARNAS USS Pemalang, Polsek Paninggaran, Koramil Paninggaran, unsur pemerintah desa sekitar, relawan kemanusiaan, dan masyarakat setempat.
Tim melakukan pencarian menyusuri aliran sungai hingga radius ±1.500 meter dari titik awal kejadian. Setelah upaya intensif selama tiga hari, korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah duka di Dusun Sidomaju, RT 05 RW 01, Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup pada hari ketiga pencarian.
BPBD Kabupaten Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian serta menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, khususnya di kawasan yang memiliki potensi bahaya seperti Curug Sanggar.
[Gambar]
[Gambar]
Rabu, 14 Mei 2025
PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten PEKALONGAN menerima laporan bahwa telah terjadi Kebakaran di Dk.pesantunnan RT 02/RW 0 1 Kec.Kedungwuni Kab.Pekalongan, PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten PEKALONGAN segera menginformasikan kepada tim Satgas PB untuk assessment dan penanganan ke lokasi kejadian.
Kronologi Sabtu 3 Mei 2025 sekira pukul 21.00 wib muncul api dari warung yg berada tepat di depan rumah korban, mengetahui adanya api dari dalam warung korban, saksi 1 dan 2 keluar rumah meminta tolong sambil mencoba untuk memadamkan api. pada saat api baru ada di dalam warung, terdengar suara seperti kebocoran gas dari dalam warung tersebut dan karena dikawatirkan terjadi ledakan dari gas LPG kemudian api semakin membesar kemudian menjalar sampai rumah yang berada tepat dibelakang warung, kemudian sekira pukul 21.30 wib datang pemadam kebakaran dan sekira pukul 22.00 wib api berhasil di padamkan ,namun warung dan rumah milik korban sudah habis terbakar.
Kerusakan rumah milik Bapak Dahyono umur 45 tahun pekerjaan buruh konveksi dan kerugian di perkirakan sekitar 300 juta rupiah.
[Gambar][Gambar]
Senin, 5 Mei 2025