Kajen – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di Desa Kajongan (lingkungan PTPN), Kecamatan Kajen, pada Senin (9/2/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.20 WIB dan mengakibatkan akses jalan tertutup sehingga jalur menuju Desa Pekiringan Ageng tidak dapat dilewati. Selain menutup badan jalan, pohon tumbang juga menyebabkan tiang listrik roboh serta mengakibatkan jaringan listrik PLN terputus.
Laporan kejadian diterima oleh BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 06.33 WIB dari Pak Teguh (Polsek Kajen). Tim Satgas Penanggulangan Bencana BPBD segera melakukan respon cepat satu menit kemudian, tepatnya pukul 06.34 WIB, dengan mempersiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan assessment serta mengambil langkah penanganan berupa pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang. Proses penanganan dimulai pada pukul 07.00 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 07.36 WIB.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait, antara lain Polri, PLN, Pemerintah Desa Kajongan, relawan, serta masyarakat setempat, guna mempercepat proses evakuasi pohon dan memastikan keamanan jaringan listrik yang terdampak.
Kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah kondisi pohon yang menimpa kabel jaringan PLN. Namun demikian, upaya penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Saat ini pohon tumbang telah berhasil ditangani dan akses jalan sudah dapat dilalui kembali dengan aman. BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu kejadian serupa, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat kebencanaan di lingkungan sekitar.
Senin, 9 Februari 2026
Kajen – Hujan deras disertai cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan kejadian pohon tumbang di Jalan Raya Kajen–Paninggaran, tepatnya di Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, pada Senin dini hari (9/2/2026).
Peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB dan mengakibatkan terganggunya akses jalan raya serta terputusnya jaringan listrik PLN akibat pohon menimpa kabel jaringan.
Laporan kejadian pertama kali diterima oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 04.54 WIB dari Pak Teguh (Polsek Kajen). Tim Satgas Penanggulangan Bencana BPBD segera merespons cepat pada pukul 05.04 WIB dengan bergerak menuju lokasi kejadian.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan assessment awal dan segera melakukan tindakan penanganan berupa pembersihan material pohon tumbang yang menutup badan jalan. Proses penanganan dimulai pada pukul 05.31 WIB dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 05.54 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan berkoordinasi dengan relawan dari berbagai unsur serta melibatkan pihak Polri dan PLN untuk memastikan keamanan akses jalan dan penanganan kabel listrik yang terdampak.
Adapun kendala yang dihadapi di lapangan antara lain minimnya penerangan di sekitar lokasi serta posisi pohon yang menimpa jaringan kabel PLN.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil. Saat ini pohon tumbang telah berhasil ditangani, dan akses Jalan Raya Kajen–Paninggaran sudah dapat dilalui kembali dengan aman.
Penanganan dilakukan dengan dukungan peralatan berupa APD, mobil operasional, gergaji mesin, tali dadung, serta perlengkapan pendukung lainnya. Personel yang terlibat dalam operasi ini antara lain Ahmad Nurfaizi (Driver), Sarwono (Rescuer), dan Hidayat (Pusdalops).
BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan resmi BPBD.
Senin, 9 Februari 2026
Kajen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan terus melaksanakan upaya penanganan bencana melalui penyaluran bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dalam periode laporan tanggal 2 sampai dengan 8 Februari 2026, BPBD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan dasar, baik logistik makanan maupun non-makanan, guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak serta membantu operasional posko penanganan bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami dampak bencana, sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi warga di lokasi terdampak maupun pengungsian.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait, relawan, serta pemerintah desa dan kecamatan agar pendistribusian bantuan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui langkah ini, diharapkan proses penanganan darurat dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Pekalongan.
Minggu, 8 Februari 2026
Kajen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya penanganan bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Bantuan yang diberikan berupa logistik makanan maupun non-makanan sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, baik di lokasi pengungsian maupun wilayah terdampak langsung.
BPBD Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan seluruh bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian bersama dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.
BPBD juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga penanganan dapat berjalan lebih optimal dan masyarakat terdampak dapat segera kembali beraktivitas seperti sediakala
Jumat, 6 Februari 2026
Kajen, Senin (2/2/2026) — Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Senin malam mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Sekitar pukul 20.14 WIB, Satgas Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Pekalongan menerima laporan dari Babinsa Polsek Kandangserang terkait peristiwa pohon tumbang yang menghalangi badan jalan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas PB BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur untuk melakukan asesmen dan penanganan di lokasi kejadian.
Petugas gabungan kemudian melakukan pembersihan material pohon tumbang menggunakan peralatan yang tersedia, meskipun proses penanganan sempat terkendala kondisi hujan yang masih berlangsung. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan pengguna jalan.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas dari arah Desa Kutorojo menuju Kajen sempat tertutup total. Namun, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut.
Setelah dilakukan pembersihan, situasi terkini dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Jalan Raya Kutorojo kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.
Penanganan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Pekalongan, PMI, Polri, Perhutani, dan Dinas Pekerjaan Umum, dengan dukungan personel serta peralatan operasional di lapangan.
Selasa, 3 Februari 2026
Memasuki hari ke-16 penanganan banjir di Kabupaten Pekalongan bagian utara, genangan mungkin masih tersisa, namun solidaritas dan kepedulian terus mengalir. Bantuan berupa logistik, bahan pangan, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi harapan bagi warga terdampak. Setiap bantuan yang sampai di tangan warga adalah simbol harapan bahwa mereka tidak sendiri.
Tim gabungan BPBD Kabupaten Pekalongan , Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan bergerak ke titik pengungsian dan dapur umum, memastikan kebutuhan harian terpenuhi dan dapur umum berjalan. Bukan hanya kebutuhan pangan yang menjadi satu-satunya perhatian, pemenuhan akan kebutuhan layanan kesehatan juga menjadi prioritas. Penanganan warga yang sakit dilakukan setiap hari.
BPBD Kabupaten Pekalongan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan bantuan dari berbagai pihak, antara lain MGMP PAI SMP Kabupaten Pekalongan, para relawan beserta tim BPBD Kabupaten Banjarnegara atas bantuan sayur-mayur, dan Bea Cukai Tegal. Kepedulian dari masyarakat, lembaga, dan instansi ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas masih kuat ditengah bencana
Minggu, 1 Februari 2026
Masih mengalirny bantuan logistik dari masyarakat utk warga terdampak banjir di Kecamatan Tirto, Siwalan dan Wonokerto sangatlah berarti. Hal itu menjadi penambah semangat bagi personil BPBD Kabupaten Pekalongan utk menyalurkan bantuan itu kepada para pengungsi dan warga terdampak banjir. Dalam 1 hari, Posko Lapangan Wiradesa melakukan penyaluran minimal ke 3 titik pengungsi atau dapur umum. Selain logistik, BPBD melalui Posko Lapangan jg memberikan bantuan karung untuk penanganan tanggul yang limpas atau bocor.
BPBD mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh masyarakat, baik atas nama pribadi maupun atas nama lembaga/institusi.
Dukungan yang diberikan menjadi wujud kepedulian dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat dalam upaya penanganan bencana.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, dapat disalurkan melalui Posko Induk BPBD Kabupaten Pekalongan atau Pos Lapangan Eks Kecamatan Wiradesa.
Minggu, 1 Februari 2026
Kabupaten Pekalongan – Telah terjadi kejadian pohon tumbang pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 20.30 WIB, yang berlokasi di Dukuh Wuluh RT/RW 03/01, Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.
Laporan kejadian diterima pada pukul 21.41 WIB dari Pandu G (Satgas BPBD). Pohon tumbang tersebut disebabkan oleh hujan yang disertai angin, sehingga mengakibatkan pohon menimpa atap rumah milik Bapak Dodo dan menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur, Polri, serta unsur terkait lainnya. Petugas melakukan asesmen di lokasi, pengamanan area, dan pembersihan material pohon tumbang, kemudian melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.
Dalam pelaksanaan penanganan, tidak terdapat kendala di lapangan. Dampak kejadian berupa kerusakan ringan pada atap rumah, dengan tidak adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.
Peralatan yang digunakan meliputi APD (Alat Pelindung Diri), mobil operasional (Mobil Carry), gergaji mesin beserta perlengkapannya, tali dadung, serta sabit/arit. Penanganan melibatkan personel Ahmad Nurfaizi (Driver/Komandan Regu), M. Abdul Malik (Rescuer), Sarwono (Rescuer), dan Hidayat (Pusdalops).
Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain BPBD Kabupaten Pekalongan, Polri, PMI Kabupaten Pekalongan, BAGANA, SAR Bumi Santri, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan kondisi mutakhir, Alhamdulillah pohon yang menimpa rumah Bapak Dodo telah berhasil ditangani dan situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Senin, 26 Januari 2026
Kabupaten Pekalongan – Telah terjadi kejadian pohon tumbang pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, yang berlokasi di Jalan Raya Wonopringgo, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.
Laporan kejadian diterima pada pukul 22.01 WIB dari Pandu G (Satgas BPBD). Pohon tumbang tersebut disebabkan oleh hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan akses jalan tertutup total dan mengganggu arus lalu lintas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan koordinasi dengan relawan dari berbagai unsur, TNI/Polri, serta unsur terkait lainnya. Petugas melakukan asesmen di lokasi, pengamanan area, serta pembersihan material pohon tumbang yang menutup badan jalan, kemudian melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.
Dalam proses penanganan, kendala yang dihadapi berupa kondisi hujan lebat yang masih berlangsung. Dampak kejadian ini menyebabkan jalan tertutup sementara, namun tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.
Adapun peralatan yang digunakan dalam penanganan antara lain APD (Alat Pelindung Diri), mobil operasional (Mobil Carry), gergaji mesin beserta perlengkapannya, tali dadung, serta sabit/arit. Penanganan melibatkan personel Ahmad Nurfaizi (Driver/Komandan Regu), M. Abdul Malik (Rescuer), Sarwono (Rescuer), dan Hidayat (Pusdalops).
Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi BPBD Kabupaten Pekalongan, TNI/Polri, PLN, PMI Kabupaten Pekalongan, BAGANA, SAR Bumi Santri, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan kondisi mutakhir, Alhamdulillah saat ini jalan telah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Senin, 26 Januari 2026