Admin
Selasa, 8 September 2026
Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, BPBD Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) bagi Desa Mulyorejo, Desa Kalimade, dan Desa Karangrejo, Kecamatan Kesesi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, pada Senin dan Selasa, 7–8 September 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Kecamatan Kesesi.
Kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana ini diikuti oleh 90 peserta, yang terdiri dari masyarakat Desa Mulyorejo, Desa Kalimade, dan Desa Karangrejo. Masing-masing desa mengirimkan sebanyak 30 peserta yang berasal dari unsur Perangkat Desa, Ketua RT/RW, Bidan Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana. Materi yang disampaikan meliputi Peran Pemerintah Desa untuk Memperkuat Upaya Penanggulangan Bencana di Desa yang disampaikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pekalongan, Manajemen Bencana, serta Pembentukan Desa Tangguh Bencana.
Setelah mendapatkan pembekalan materi, kegiatan dilanjutkan dengan proses pembentukan Relawan Desa dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa. Pembentukan kedua unsur tersebut diharapkan dapat menjadi wadah koordinasi, partisipasi, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat desa.
Sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, kegiatan juga ditutup dengan Simulasi Bencana Angin Kencang. Melalui simulasi tersebut, peserta diberikan gambaran mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan serta cara menghadapi situasi darurat ketika terjadi bencana angin kencang secara tepat dan terkoordinasi.
Pembentukan Desa Tangguh Bencana ini merupakan bentuk kolaborasi antara BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kecamatan Kesesi, serta Pemerintah Desa Mulyorejo, Desa Kalimade, dan Desa Karangrejo.
Melalui kegiatan ini diharapkan Desa Mulyorejo, Desa Kalimade, dan Desa Karangrejo semakin tangguh, siap, dan mandiri dalam menghadapi potensi bencana, serta mampu meningkatkan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana di wilayah masing-masing.