Admin BPBD
Sabtu, 10 Januari 2026
PEKALONGAN – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/1/2026) sore. Cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan pohon tumbang, kerusakan rumah warga, serta terganggunya akses jalan di beberapa kecamatan.
Berdasarkan laporan warga yang diterima BPBD Kabupaten Pekalongan pada pukul 16.18 WIB, dampak cuaca ekstrem terjadi di lima kecamatan, yakni Kesesi, Bojong, Karangdadap, Doro, dan Sragi. Sejumlah titik terdampak antara lain Desa Karangrejo, Karyomukti, Watupayung, kawasan SMK NU Kesesi, area parkir RSUD Kesesi, Dusun Bukur 1 Desa Bukur, hingga ruas jalan utama penghubung antarwilayah.
Sekitar 30 menit hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menutup badan jalan. Bahkan, tiang listrik dilaporkan roboh dan menimpa ruas jalan antara Desa Karangrejo dan Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi. Selain itu, atap bangunan sekolah SMK NU Kesesi serta beberapa bangunan dengan rangka baja ringan mengalami kerusakan.
Di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, sedikitnya 14 rumah warga dilaporkan terdampak. Kerusakan yang terjadi meliputi atap rumah roboh, genting berjatuhan, kanopi dan garasi ambruk akibat terpaan angin kencang maupun tertimpa pohon tumbang.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Pekalongan bersama TNI, Polri, PLN, relawan kebencanaan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat segera melakukan penanganan. Tim gabungan mulai merespons pada pukul 16.48 WIB dan melakukan penanganan sejak pukul 17.33 WIB hingga selesai sekitar pukul 23.50 WIB. Upaya yang dilakukan meliputi evakuasi pohon tumbang, pembersihan material di jalan, serta pengamanan lokasi terdampak.
Dalam proses penanganan, petugas sempat menghadapi kendala berupa minimnya penerangan jalan dan kondisi cuaca yang masih diguyur hujan ringan hingga sedang. Meski demikian, secara umum situasi dapat dikendalikan dan akses jalan yang sempat terganggu kini telah kembali normal.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, kerugian materil masih dalam tahap pendataan. BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta memangkas pohon-pohon besar yang berisiko tumbang di sekitar permukiman.