Admin
Selasa, 21 Juli 2026
Kabupaten Pekalongan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan mengikuti Apel Gabungan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Musim Kemarau Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan.
Apel gabungan tersebut dipimpin oleh Plt. Bupati Pekalongan selaku pembina apel dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR), PMI, PDAM, Kepolisian, TNI, PLN, TAGANA, Relawan Penanggulangan Bencana, KOKAM, PRAMULI, MDMC, LPBI NU, Dinas Perhubungan (DISHUB), serta unsur terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Plt. Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa memasuki musim kemarau tahun 2026 seluruh elemen pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi, khususnya bahaya kebakaran di lingkungan permukiman maupun kawasan hutan lindung. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air bersih secara bijaksana dan melakukan penghematan guna mengantisipasi dampak kekeringan yang berpotensi terjadi selama musim kemarau.
Apel gabungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan upaya pencegahan, mitigasi, dan penanganan bencana dapat dilaksanakan secara cepat, terpadu, dan efektif sehingga mampu meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan.
BPBD Kabupaten Pekalongan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana dengan tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan, menjaga kelestarian lingkungan, menggunakan air bersih secara hemat, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi kebakaran atau kondisi yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Melalui kesiapsiagaan bersama, diharapkan Kabupaten Pekalongan dapat menghadapi musim kemarau tahun 2026 dengan aman, tangguh, dan tetap siaga terhadap setiap potensi bencana.